Tuesday, September 28, 2021

Pendiri Mac Steve Wozniak Membentuk Space Company Privateer Space

 Pendiri Mac Steve Wozniak Membentuk Space Company Privateer Space



Media Tangkas - Steve Wozniak, salah seorang Apple, baru-baru ini melaporkan pembentukan organisasi luar angkasa bernama Privateer Space.


Anehnya, Steve Wozniak menyusun organisasi antariksanya bersama para pekerja Apple sebelumnya, yakni Alex Fielding (penulis Ripcord Inc.).


Mengutip dari Tech Radar, Kamis (16/9/2021), Privateer Space didirikan dengan niat penuh untuk menjaga "ruang tetap terlindungi dan terbuka untuk seluruh umat manusia."


Di akun Twitter-nya, dia men-tweet, "organisasi luar angkasa pribadi sedang dimulai."


Sayangnya, masih sedikit data yang didapat dari situs organisasi tersebut. Mereka menyatakan, "kami saat ini dalam mode rahasia."


Rencananya, Privateer Space juga akan mengungkap tujuan dan target utama perusahaan pada pertemuan AMOS Tech 2021 pada bulan September, yang akan berlangsung dari 14-17 September 2021, di Maui, Hawaii.


Dengan Steve Jobs, Wozniak membantu mendirikan Apple pada April 1976. Dia, jelas bukan "individu yang baru" dalam hal mendirikan sebuah organisasi baru.


Bangun Perusahaan dengan Mantan Karyawan Apple


Apalagi Alex Fielding sendiri adalah teman lama Steve Wozniak. Sebelum bekerja di Ripcord. Dia juga seorang spesialis di Apple.


Meski banyak yang mengira transisi Wozniak untuk membangun organisasi antariksa ini sebagai tempat untuk "menindaklanjuti" Elon Musk, Richard Branson, dan Jeff Bezos, ternyata menjadi kebalikan yang luar biasa.


Direferensikan, startup Wozniak dan Fielding lebih berpusat pada merapikan semua sampah antariksa yang mengganggu dan mengelilingi Bumi.


Merapikan Sampah di Orbit Bumi


Bila benar, maka Privateer Space ini malah membantu perusahaan antariksa milik ketiga miliarder tersebut dalam mengatasi banyaknya puing satelit mati dan roket yang ada di orbit


NASA sendiri pernah mengatakan, lingkaran Bumi rendah sebagai "tempat pembuangan sampah terbesar di planet ini", dengan hampir 6.000 ton sampah.


NASA telah memperingatkan sampah antariksa sebenarnya dapat merusak pengunjung luar angkasa dengan sampah yang keluar beberapa kali lebih cepat daripada peluru dan mengumumkan bahkan noda cat telah merusak jendela pesawat ulang alik.