Monday, September 13, 2021

Ini Tipsnya Biar Nggak Salah Pilih Ketika Membeli Rumah Second

 Ini Tipsnya Biar Nggak Salah Pilih Ketika Membeli Rumah Second



Media Tangkas - Membeli rumah second (rumah bekas) ternyata tidak segampang yang dibayangkan. Masih tetap diperlukan strategi supaya tidak salah kaprah.

Secara sekilas untuk membeli rumah bekas sepertinya tidak jauh berbeda dengan membeli rumah baru. Hanya saja ketika membeli rumah second memerlukan pertimbangan yang ekstra dan waktu yang lebih banyak untuk memperoleh rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.


Founder Muda Keren Punya Property yakni Ruby Herman berbagi sejumlah tips membeli rumah second supaya tidak salah pilih. Dia menyebutkan sebelum membeli rumah second lakukan kalkulasi budget yang diperlukan.


"Sebelum membeli rumah second hitung dulu ada berapa budget  yang akan dikeluarkan. Bila kawan-kawan mau membeli lewat KPR, harus siapin dulu DP nya, harus persiapkan dulu uang cicilannya. Kalo mau membeli cash nggak masalah asal tentukan dulu budgetnya," ujar Ruby.


Lebih lanjut lagi saat sudah mengetahui kebutuhan dan kemampuan, baru lah dapat menentukan rumah yang mempunyai harga dibatas kesanggupan. Contohnya, bila Anda adalah pegawai dengan gaji bulanan Rp 10 juta maka carilah rumah bekas dengan cicilan Rp 3 juta.


"Nah rumah bekas minimal harus ngasih DP itu 20%. Jadi saran saya, seberapa sanggup kawan-kawan menyisihkan uang buat ngumpulin DP. Artinya sanggup ngumpulin Rp 3 juta dari gaji Rp 10 juta (misal)," tuturnya.


Bila mempunyai kondisi di atas, Ruby menyarankan untuk membeli rumah bekas dengan harga sekitar Rp 200 hingga Rp 300 juta untuk setingkat rumah bekas yang nyaman. Menurutnya, tabungan yang cukup menjadi kunci utama karena uang muka rumah second umumnya lebih tinggi.


"Teman-teman harus nabung dulu nih karena biasanya rumah second ini DP nya lebih tinggi jadi mesti nabung kurang lebih sekitar 10 bulan, kemudian bisa masuk KPR untuk cicilan," ucapnya.


Kemudian sebelum menentukan rumah second, perlu lakukan cek dan ricek kelengkapan dokumen dan juga lokasi hingga kondisi bangunan rumah bekas. Periksa kondisi rumah, jangan sampai rumah yang dipilih malah banyak memerlukan banyak biaya untuk renovasi.


"Dan jangan lupa biaya seperti biaya balik nama, lalu BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), akta jual beli, dan juga biaya untuk pengurusan di notaris. Itu juga diperlukan sekitar 5-7%," imbuhnya.


Selain itu, kondisi lain seperti daya listrik, kondisi air juga jangan lepas dari perhatian saat membeli rumah second. Sebelum menjatuhkan pilihan pada satu rumah, ada baiknya melakukan survei lokasi dan bandingkan dengan rumah second di lokasi lain.


"Cek dengan Property Agent, cek harga pasar per meternya, bandingkan apakah harga ini sesuai market atau ketinggian. Kalau kita sudah bisa menguasai hal itu, teman-teman bakal tahu harga-harganya, dan akhirnya kita bisa memilih mana harga yang cocok, mana harga yang murah," pungkasnya.



Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Media Tangkas