Sumber foto: beritajatim.com
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang menyiapkan sebanyak 3.748 nasi bungkus setiap hari untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak gempa di Desa Majang Tengah, Dampit, Kabupaten Malang. Setiap hari selama bulan Ramadhan, PMI Kabupaten Malang menyiapkan jumlah yang sama untuk setiap buka puasa dan sahur.
Dibagikan kepada warga yang terkena dampak
Pasca gempa akhir pekan lalu, PMI langsung mendirikan dapur umum di Balai Desa Majang Tengah. Dapur umum setiap hari menyuplai kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak gempa.
“Untuk jumlah ini akan terus menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Jumlahnya akan terus berkembang sesuai permintaan,” kata Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilijanto, Selasa (13/4/2021).
Pastikan bahwa semua penduduk yang terkena dampak kebagian konsumsi
Lebih lanjut Aprilijanto menambahkan, pihaknya memastikan kebutuhan konsumsi seluruh warga terdampak gempa di Desa Majang Tengah, Dampit terpenuhi.
“Kami selalu menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.
Sementara pasokan hanya kebutuhan konsumsi
Sementara itu, terkait bantuan bagi warga terdampak, Aprilijanto mengatakan, saat ini PMI hanya menyediakan bahan makanan siap konsumsi. Untuk kebutuhan bantuan lainnya, Pemerintah Kabupaten Malang akan mempersiapkannya melalui BPBD sebagai koordinator utama penyaluran bantuan.
“Kami saat ini masih konsentrasi pada makanan siap konsumsi. Untuk yang lainnya kami belum sampai ke sana,” lanjutnya.
Dapur umum akan beroperasi sampai tindakan penanggulangan selesai
Selain itu, Aprilijanto mengatakan dapur umum PMI akan terus tersedia selama masyarakat masih membutuhkannya. Kebutuhan bahan baku untuk diolah di dapur umum masih mencukupi kebutuhan konsumsi warga terdampak.
“Kami akan mengikuti dari pemerintah saja. Yang pasti, PMI akan selalu siap membantu warga yang terkena musibah di Kabipaten Malang,” ucapnya.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas
