Asnawi Mangkualam yang bermain untuk Ansan Greeners. Sumber foto: bolalob.com
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang telah menyebut Asnawi Mangkualam bisa beradaptasi dengan sangat cepat dengan sepakbola Korea. Ia bahkan baru saja menyaksikan langsung anak asuhnya berlaga di pertandingan.
Shin Tae-yong yang langsung datang ke Stadion Ansan Wa, Ansan, pada hari Minggu (11/4/2021). Sesuai janjinya yang dulu, ia memang mau menonton langsung pertandingan Ansan Greeners, klubnya Asnawi saat melawan Jeonnam Dragons.
Dalam pertandingan tersebut, Asnawi Mangkualam kembali dimainkan sebagai starter untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pelatih Ansan Kim Gil-sik yang saat itu memainkan Asnawi sebagai pemain yang mengisi lini sayap kanan.
Asnawi pun yang banyak terlibat dalam proses serangan yang dibangun oleh Ansan karena perannya yang terbilang penting di sektor sayap kanan. Meski begitu, Asnawi juga kerap terlibat dalam bertahan kala timnya mendapatkan serangan dari tim lawan.
Andalan Timnas Indonesia itu di Piala Asia U-19 2018 itu tampil begitu solid. Tanpa rasa canggung, ia bahkan banyak melakukan tekel untuk memutus proses serangan yang dilakukan oleh lawan.
Pencetak satu gol di Shopee Liga 1 2020 itu juga telah menjadi pahlawan Ansan pada menit ke-23. Peluang yang bisa dibilang mencapai 99 persen lawan yang seharusnya menjadi sebuah gol berhasil diamankan Asnawi lewat sapuan kepalanya di garis gawang dan menolong klubnya tersebut untuk tidak kebobolan.
Penampilan Asnawi memberikan kesan positif buat pelatih Indonesia saat ini Shin Tae-yong. Sang pelatih senang anak asuhnya di Timnas Indonesia begitu banyak terlibat dalam permainan Ansan.
"Saya memang datang untuk melihat Asnawi. Dia juga bisa dengan cepat beradaptasi dengan permainan ala K League 2. Setelah pertandingan, saya memberi tahu apa yang benar dan apa yang salah yang telah dilakukan oleh Asnawi," kata Shin Tae-yong dikutip dari Sports Chosun.
"Saya juga telah menyaksikan aksi saat dia melawan Busan (IPark) melalui televisi. Ketika saya masih melatih (Timnas Korea) saya juga pergi ke benua Eropa untuk melihat Son Heung-min, Ki Sung-yong, atau Koo Ja-cheol," ujarnya menambahkan.
"Suasana ketika menonton di televisi dengan di lapangan adalah hal yang sangat berbeda. Jadi saya memang harus menyaksikan dia secara langsung untuk melihat pergerakannya tanpa bola selama pertandingan," katanya lagi.
Mantan pelatih Timnas Korea di ajang Piala Dunia 2018 sangat berterima kasih ke Kim Gil-sik, pelatih Ansan, atas kepercayaannya telah memberi menit bermain ke Asnawi Mangkualam. Asnawi yang sekarang dimainkan sebagai pemain sayap kanan ketimbang bek kanan yang sejatinya merupakan posisi favoritnya.
Tapi Asnawi memang punya kelebihan tersendiri dalam hal menggiring bola. Kelebihan itu pula yang telah membuat Kim Gil-sik memainkan Asnawi dengan peran baru di klubnya sekarang.
"Pelatih Kim Gl-sik yang memainkan Asnawi di berbagai posisi, untuk menemukan posisi yang benar-benar cocok untuk dia. Secara keseluruhan saya sangat bersyukur bahwa pelatih Kim telah memberikan kepercayaan kepada Asnawi," tutur Shin Tae-yong.
Sementara itu, Asnawi juga mengaku sangat senang aksinya bersama Ansan disaksikan langsung oleh pelatih Indonesia Shin Tae-yong. Asnawi dan Shin Tae-yong pun juga telah menyempatkan bertemu setelah pertandingan usai.
"Saya sangat bahagia kepada pelatih (Shin Tae-yong) yang menyempatkan telah datang ke sini. Saya jadi lebih bersemangat dan membuat saya termotivasi pada pertandingan tadi," tutur Asnawi.
Di luar penampilan Asnawi, Sayang Ansan Greeners harus kalah secara dramatis dari Jeonnam Dragons. Gol yang terjadi di menit injury time menit ke-90+5 dari Alex Martins Ferreira membuat tim tamu menang berhasil memetik kemenagan 1-0 dan membawa pulang 3 poin poin.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas
