Sunday, April 11, 2021

5 Makanan Cocok untuk Penderita Asam Lambung

 

Ilustrasi, sumber foto: Shutterstock


Jika kamu memiliki riwayat penyakit gastroesophageal reflux atau GERD, kamu mungkin akrab dengan istilah refluks asam. Refluks asam adalah sensasi terbakar yang disebut heartburn, yang terjadi ketika asam naik dari lambung ke kerongkongan. Itu sebabnya refluks asam bisa menyebabkan nyeri pada dada.


Untuk membantu mencegah dan meminimalkan gejala refluks asam yang tidak nyaman ini, berikut adalah daftar makanan yang dapat meredakan dan mencegah naiknya asam lambung. Simak, yuk!


1. Jahe


Sebuah ulasan dalam jurnal Nutrition in Clinical Practice menyatakan bahwa jahe adalah salah satu dari sekian banyak pengobatan herbal yang dapat kamu gunakan untuk menghindari peradangan esofagus dan menenangkan refluks asam. Hal ini dikarenakan jahe memiliki sifat anti inflamasi, sehingga sering digunakan untuk mengatasi masalah saluran cerna.


Kandungan melatonin pada jahe dapat meredakan gejala refluks asam. Sebagai informasi, melatonin merupakan zat kimia tidur yang diproduksi oleh tubuh. Ketika jumlah melatonin terlalu rendah, asam lambung akan naik ke level yang lebih tinggi. Melatonin tidak hanya bekerja untuk mengurangi asam lambung, tetapi juga mencegah melonggarnya atau melemahnya lower esophageal sphincter (LES).


2. Permen karet


Mengunyah permen karet dapat membantu meredakan refluks asam. Menurut sebuah studi di Alimentary Pharmacology & Therapeutics, mengunyah permen karet segera setelah makan hingga satu jam setelahnya, dapat membantu mengurangi refluks asam, terutama bila dikombinasikan dengan berjalan kaki setelah makan.


Perlu diingat, saat membeli permen karet, pilihlah merek yang tidak mengandung pemanis buatan.


3. Oatmeal


Oatmeal merupakan makanan super yang biasa dijadikan pilihan untuk memulai pagi hari. Dilansir dari laman Eat This Not That, biji-bijian ini tidak akan menyebabkan refluks asam, melainkan akan menyerapnya. Jika kamu memasukkan cranberry yang cukup asam, cranberry akan menyerap keasaman dan menetralkan hidangan.


Salah satu alasan mengapa oat menjadi begitu populer adalah selain sebagai alergen yang umum, juga anti-inflamasi dan cenderung meningkatkan pencernaan. Kamu juga bisa menambahkan oat ke dalam smoothie, atau membuat oat semalaman untuk sarapan keesokan harinya.


4. Bayam mentah


Dilansir dari laman Good Housekeeping, 1 cangkir bayam mentah dapat memenuhi sekitar 181 persen kebutuhan vitamin K harian yang sangat luar biasa. Namun tidak hanya itu, sayuran berdaun hijau ini juga merupakan salah satu makanan paling basa atau basa dalam keadaan mentahnya.


Makanan alkali penting dikonsumsi karena menyeimbangkan pH dalam tubuh dengan bekerja menetralkan keasaman. Pastikan untuk makan bayam mentah karena bayam bisa berubah sedikit asam setelah dimasak.


5. Semangka


Semangka memiliki efek basa pada tubuh. Lebih khusus lagi, semangka mengurangi keasaman dalam sistem pencernaan. LES dan ginjal akan mendapat manfaat dari mengkonsumsi semangka, karena semangka penuh dengan air yang dibutuhkan tubuh untuk bertahan hidup. Hal ini dijelaskan di laman Eat This Not That.


Semangka juga sangat anti inflamasi. Pigmen yang memberikan warna merah yang indah ini terkait dengan kesehatan otak, mata, jantung, dan tulang.


Jadi, bagi kamu yang bermasalah dengan asam lambung, pastikan sudah menyediakan satu atau lebih makanan tersebut di rumah kamu. Makanan ini bisa membantu mencegah masalah asam lambung atau sebagai pertolongan pertama saat asam lambung naik.

Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas